Sebuah unggahan video dari akun Instagram @yogyakarta.keras ramai diperbincangkan warganet. Video tersebut memperlihatkan sebuah pohon besar yang telah ditebang. Namun, terdapat temuan tak terduga pada batangnya yaitu bagian dalam kayu terlihat berlubang dan lapuk, meskipun bagian luarnya masih tampak utuh dan kokoh.
Kondisi pohon berlubang ini memicu rasa penasaran warganet. Banyak yang bertanya bagaimana pohon yang terlihat sehat dari luar bisa kosong di bagian dalam. Tak sedikit pula pengguna yang membagikan pengalaman serupa, seperti menemukan kayu berlubang saat menebang pohon di kebun, pekarangan rumah, atau lahan kosong. Sejumlah warganet juga mempertanyakan apakah kondisi batang pohon dapat diperiksa terlebih dahulu sebelum pohon ditebang.

Mengapa Pohon Berlubang dari Dalam? Ini Dugaan Penyebabnya
Alih-alih mengaitkan dengan bahaya atau risiko tumbang, mayoritas komentar justru menunjukkan rasa ingin tahu. Banyak yang mengira pohon yang tampak besar, tua, dan kokoh pasti kuat sepenuhnya. Video ini mematahkan anggapan tersebut dan menunjukkan bahwa pohon berlubang bisa terjadi tanpa tanda jelas di permukaan batang.
Beberapa dugaan penyebab yang sering disebut warganet antara lain usia pohon yang sudah tua, serangan rayap atau serangga perusak kayu, hingga jamur yang berkembang di dalam batang. Faktor lingkungan seperti kelembapan tinggi dan luka lama pada batang juga dapat mempercepat proses pelapukan internal.
Dalam banyak kasus, proses kerusakan ini berlangsung perlahan dari bagian dalam batang. Akibatnya, bagian luar pohon masih terlihat normal, sementara struktur kayu di dalamnya sudah mengalami penurunan kualitas hingga membentuk rongga.
Kerusakan Internal Pohon Sering Tak Terlihat

Secara alami, pohon dapat mengalami pelapukan internal akibat mikroorganisme, jamur, kelembapan berlebih, serta proses penuaan. Masalahnya, kerusakan yang menyebabkan pohon berlubang ini sering kali tidak menunjukkan tanda yang mudah dikenali.
Kulit batang bisa tetap keras, warna kayu tampak normal, dan daun masih hijau serta rimbun. Tanpa alat khusus, kondisi bagian dalam batang hampir mustahil diketahui hanya melalui pengamatan visual atau metode sederhana seperti diketuk secara manual.
Karena itu, tidak sedikit kasus di mana kondisi pohon berlubang baru terungkap setelah pohon ditebang atau dipotong, sebagaimana yang terlihat dalam video viral tersebut. Situasi ini membuat banyak orang baru menyadari bahwa tampilan luar pohon tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya.
Teknologi untuk Mengecek Pohon Berlubang Tanpa Ditebang
Menjawab rasa penasaran warganet, sebenarnya sudah ada teknologi yang memungkinkan pemeriksaan kondisi batang pohon tanpa harus memotong atau merusaknya. Salah satu teknologi yang banyak digunakan oleh arborist profesional adalah ArborSonic 3D Acoustic Tomograph.
Teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan gelombang suara yang merambat melalui batang pohon. Dari hasil rambatan tersebut, sistem memetakan kondisi internal kayu dan menampilkannya dalam bentuk visual 2D hingga model batang pohon 3D. Dengan metode ini, area kayu lapuk, kosong, atau pohon berlubang dapat terdeteksi lebih awal, bahkan ketika pohon masih terlihat sehat dari luar.
Pendekatan non-destruktif ini memungkinkan pemeriksaan dilakukan tanpa merusak batang, sehingga cocok digunakan baik untuk kebutuhan perawatan pohon maupun pemanfaatan kayu.
Acoustic Tomography untuk Pemeriksaan Batang Pohon

Jika teknologi seperti ArborSonic 3D digunakan sebelum penebangan, kondisi pohon dalam video viral tersebut sebenarnya sudah bisa diketahui sejak awal. Informasi ini dapat membantu dalam menentukan kualitas kayu, perencanaan pemanfaatan, maupun pengambilan keputusan lanjutan.
ArborSonic 3D dikenal sebagai salah satu alat pemeriksa batang pohon yang paling banyak digunakan oleh arborist. Alat ini mampu mendeteksi ukuran dan lokasi kayu lapuk atau berlubang, menghasilkan model batang pohon 3D yang mudah dipahami, serta menggunakan metode non-destruktif berbasis gelombang suara. Proses pemeriksaan juga relatif cepat dan dilengkapi software dengan pemodelan beban angin, serta paku sensor khusus untuk pohon dengan kulit batang tebal.
Dengan teknologi ini, kondisi pohon berlubang tidak lagi harus ditebak atau menunggu kayu dipotong. Selain itu, tersedia pula solusi pemantauan kesehatan pohon lainnya, seperti DynaRoot Root Testing System untuk memantau kondisi dan stabilitas akar.
Kesimpulan
Kasus pohon berlubang yang viral ini menunjukkan bahwa kondisi internal pohon tidak selalu dapat dinilai dari tampilan luarnya. Rasa penasaran warganet membuka pemahaman bahwa kerusakan dalam batang bisa terjadi tanpa tanda visual yang jelas. Dengan dukungan teknologi pemeriksaan non-destruktif, kondisi pohon kini dapat diketahui lebih awal tanpa harus menebangnya.
Kunjungi Automation Indo untuk mengetahui solusi teknologi pemeriksaan pohon dan sistem otomasi industri yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Temukan juga informasi produk, aplikasi, dan solusi otomasi industri terkait pemeriksaan pohon melalui Taharica.
Informasi dalam artikel ini bersumber dari akun Instagram yogyakarta.keras.





