Programmable Logic Controllers (PLC)  adalah komputer industri kecil dengan komponen modular yang dirancang untuk mengotomatisasi proses kontrol yang disesuaikan. PLC sering digunakan di pabrik dan pabrik industri untuk mengendalikan motor, pompa, lampu, kipas, pemutus sirkuit, dan mesin lainnya. Untuk memahami tujuan PLC dengan lebih baik, mari kita lihat sejarah singkat PLC.

Otomasi industri dimulai jauh sebelum PLC. Pada awal hingga pertengahan 1900-an, otomatisasi biasanya dilakukan dengan menggunakan rangkaian relai elektromekanis yang rumit. Namun, jumlah relay, kabel, dan ruang yang dibutuhkan untuk membuat otomatisasi sederhana pun bermasalah. Ribuan relay mungkin diperlukan untuk mengotomatisasi proses pabrik yang sederhana! Dan jika sesuatu dalam rangkaian logis perlu diubah?

Pada tahun 1968, pengendali logika pertama yang dapat diprogram datang untuk menggantikan sirkuit relai rumit di pabrik industri. PLC dirancang agar mudah diprogram oleh insinyur dan teknisi instalasi yang sudah terbiasa dengan logika relai dan skema kontrol. Sejak awal PLC telah diprogram menggunakan logika tangga yang dirancang untuk meniru skema rangkaian kontrol. Diagram tangga terlihat seperti sirkuit kontrol di mana daya mengalir dari kiri ke kanan melalui kontak tertutup untuk memberi energi pada koil relay.

CATATAN: Pada tingkat dasar, relai elektromekanis berfungsi dengan secara magnetis membuka atau menutup kontak listriknya ketika koil relai diberi energi. Ini adalah perangkat yang sangat berguna dan masih memainkan peran utama dalam otomasi industri.

Meskipun, PLC pertama sangat terbatas dalam memori dan kemampuan kecepatan, mereka dengan cepat membaik selama bertahun-tahun. Kehadiran PLC membantu menyederhanakan desain dan implementasi otomasi industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *